Langsung ke konten utama

kepada lelaki yang bertanya kenapa

entah harus ku mulai dari mana menjawab pertanyaanmu
kau tak mungkin tak tau
bagaimana perasaanku kepadanya dulu
kau pun tak mungkin tak tau
seperti apa perasaanku kepadamu kini

lalu kau cemburu
ketika barisan kata yang tercipta
yang ku tulis tentangnya
kau baca dalam diammu

dia pernah berarti dulu
pernah menjadi bagian dalam hidupku

tapi aku memilihmu
untuk memilikiku saat ini

perlukah ku bercerita kepada dunia
tentang kita, yang sudah mereka taui
atau perlukah kau genggam tanganku
agar dunia paham aku ini milikmu

jika kau bertanya kenapa aku menuliskan ribuan aksara itu
karena dia telah menjadi masa laluku
karena aku telah melepasnya
karena aku telah mengikhlaskannya

dan aku minta, biarkan cerita itu hanya menjadi tulisan

tak perlu kau meragu
tak usah takut kehilanganku

karena ada aku
karena aku ada
di sampingmu
mendampingimu

love you AwS

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perjalanan Awal

Aku bukan ketiga dari rentangmu dengan dia Kau sendiri bukan pelarian dari kisahku yang berakhir Jika memang aku teman hidupmu Lantas mengapa berlama menautkan hati kita Mengapa harus bertemu dan berkasih dengan hati yang dulu Sedang kau begitu setia menjaga rasa Di antara raguku yang menyergap di awal Dengan sombong, ku cegah pedulimu meluluhkan angkuh Ku batasi rasa rinduku agar tak kerap wajah kita beradu Dan kau memenangkan segala kelebihanku Dengan menyapa kekuranganku penuh hangat Hai pria yang kini bersamaku Mari eratkan genggaman Karena kita tak pernah tau Kapan godaan dan ujian menghampiri Sekedar mampir atau ingin memporakporandakan Kepada teman hidupku yang tetap bertahan Terimakasih telah membuatku juga bertahan Kecup dan pelukku untukmu tertanda, Perempuan yang selalu menjadi teman tidurmu

hujatan cinta

teruskan saja menghujatku yang kau hujatkan adalah kebencian yang terbungkus cinta kau tak menyadari bahwa cintamu terlalu dalam tapi memaksakan kau tak bisa memiliki cintaku dan kau hujani aku dengan makian semakin kau menghujatku semakin mereka akan tau siapa yang pantas dicintai dan siapa yang harus mencintai meski sampai mati

Biasa yang Tak Biasa

kita pernah ada di satu waktu yang tak biasa di saat kau berdua dan aku sendiri lalu kita terbiasa dengan yang tak biasa membiasakan menanyakan kabar terbiasa mengingatkan memberi kabar hingga yang tak biasa, menjadi biasa kemudian kita ada di satu sisi yang tak biasa ketika kau merasa memilikiku dan aku menganggap kamu kekasihku entahlah. . . bukankah kita sudah terbiasa dengan yang tak biasa dan membiasakan hal yang tak biasa menjadi biasa ahhh. . . rasanya kita perlu mengisi pikiran kita dengan hal yang biasa karena kita terlampau sering menjalani hubungan,    yang tak biasa agatha tbrm020216