Langsung ke konten utama

Postingan

ini hanya tentang rasa yang masih tertinggal

ini bukan tentang melepaskan ini bukan tentang ditinggalkan hanya sebuah rasa yang perlu diikhlaskan kau tau aku tak pergi kau tau aku tak pernah ingin kau lepas kau tau, aku masih di sini masih sama seperti dulu dan suatu hari nanti kau juga akan tau seseorang telah mengganti kesedihanku    dengan kebahagiaan yang perlahan namun pasti tapi kau tak perlu tau terkadang aku masih merindukanmu 2017, Maret

tentang seseorang yang (pernah) mengisi

katamu sayangmu sudah bukan buatku rindumu pun tak lagi ada untukku sedangkan aku masih belum bisa melepasmu tapi kau sudah dua kali mengganti hati perlahan aku pun coba melupakanmu menghapus jejakmu yang tertinggal kemudian dia datang mencoba mengisi hati sepi dan memberi nyaman yang membuatku tenang kenyamanan itu membuatku terbang dia mengajariku terbang membiarkan aku melihat dunia begitu luas tak hanya mengurung bebasku dalam sekotak luka sampai ada rasa yang kembali membuncah membuatku bersemangat setiap waktu perlahan, aku pun mengabaikan rasa kehilangan dulu dan perlahan, dia takut kehilanganku lalu tanpa pernah terduga, kau sampaikan rindu kau katakan sayangmu tak pernah berubah masih sama dari pertama kau jatuh hati padaku aku diam cuma bisa diam karena baru hari lalu aku menjatuhkan hatiku    pada dia yang membuatku nyaman 2016, Desember

jika kita bukanlah suatu takdir yang akan dipersatukan Tuhan

kemudian kita seolah telah menyatu menjadi satu karena satu alasan, nyaman bukankah kita diciptakan berbeda lalu mengapa memaksakan untuk terus bersama egomu dan egoku tak mungkin seiring langkahmu dan langkahku pun tak bisa beriring jalan kita berbeda, terlalu jauh untuk disamakan dan pegangan yang dulu erat, pasti akan terlepas sekeras kita mencoba, sesering kita berdoa kita menyebut Tuhan dalam beda nama pantaskah bersanding meski atas dasar cinta ingin disudahi, tetapi terlanjur mengerat berat melepas lalu menghilang saling melupakan yang tak bisa dilupakan dan kemudian angkuh akan menyapa kelak

kau adalah sesuatuku

kau kembali mendegupkan jantungku setelah beberapa saat suri dalam kehampaan kau pernah menjadi bagian terindah dari cinta setelah beberapa waktu lalu meninggalkanku kau perubahan, yang membawaku pada kebaikan kau kebaikan, yang menuntunku ke arah yang benar kau adalah sesuatu yang pernah aku perjuangkan kau sesuatu yang membuat hidupku bertahan kau iya, kau cahaya yang meredup dan membuat duniaku gelap lalu tiba-tiba benderang menyilaukan kesedihan yang luruh bersama senyum indah dan suara merdu kau, ahh, aku rindu

Aku Ingin Mengingatnya

Kau tau seberapa dalam aku jatuh cinta kepadanya Kau pun paham bagaimana dia menggores setiaku Kau tau dia pernah begitu hebat membuatku tertawa Kau pun mengerti dia meninggalkanku penuh luka Pernahkah kau tau, rasaku kini padanya Inginkah kau tau, meski mungkin menyakitkanmu Untuk satu kali ini saja Untuk malam ini saja Ijinkan aku mengingatnya Dalam kerinduan yang begitu dahsyat Tak akan terbagi rasaku Tak akan terbelah setiaku Aku hanya merindukannya Tak akan pernah kembali padanya Meski pun sayangnya masih sama seperti dulu Sayang, aku hanya ingin mengingatnya Bersama semua kenangan yang tak ingin ku ingat      tetapi tetap saja tak bisa ku lupa agatha, 170117

teman masa kecil

kita berlarian, langkah kecil kita berkejaran bersama hujan kadang kau terlalu jauh di depan begitu asyik mengejar impian kemudian berhenti sejenak menungguku yang sedikit perlahan tertinggal di belakangmu lalu kita samakan lagi langkah kita berkejaran lagi bersama angin meniupkan nafas-nafas perjuangan      tentang mimpi dan masa depan janji-janji kita yang tertepati membuat aku kegirangan lupa langkahmu tak seriang kakiku      kau sedikit lelah berupaya membahagiakanku aku menunggumu di sini di bawah beringin besar yang menaungiku sampai kau ada di hadapanku dan ulurkan tanganmu akan ku genggam, dan genggamlah lebih erat kita berjalan bersama, berdua tak perlu berlari, kita nikmati saja jalan ini teman kecil yang jadi teman hidup