Langsung ke konten utama

Postingan

pulang

kakiku terus melangkah mengejar bayangan itu semakin cepat aku berjalan semakin lalu pula bayangan itu aku hampir mendapatinya hampir kena harusnya tadi langsung aku pegang jubahnya ku tarik biar aku tau rautnya aku berlari dan bayangan itu lebih cepat lagi menghindar aku berpikir, apa mau bayangan ini menghindariku.. atau malah ingin mengajakku.. bayangan itu menuju suatu tempat di ujung sana tempat yang tak terlihat jelas karena kilauan cahaya yang menyinarinya bukan matahari karena ini bukan siang dan saat langkah bayangan itu hampir mancapai tujuannya dia menoleh ke arahku memperlambat langkahnya aku hentikan langkahku dan bayangan itu berjalan mundur sambil tetap melihatku dengan tersenyum senyum yang aku hafal karena itu senyumku bayangan itu seperti aku bukan ! bukan seperti, tapi memang aku dan apa ini ?? mengapa aku ada di sana kenapa aku tergeletak dengan banyak darah di tubuhku bayangan itu berdiri di dekat aku yang lain yang ada di sana...

wajah lampau

menggila.. wajah-wajah itu mengitari lamunanku menyiksa relung batin dengan rindu menggebu memadu.. antara kesepianku dengan khayalanku aku mencoba mengais nyata memadankan pikiran dan perasaan dan akhirnya.. yang ku temui hanya bayang masa lalu pilu

bidadari

mengapa engkau pergi di mana engkau kini ke mana kami mencari peri kecil kami, telah menjadi bidadari tak terasa telah dewasa tapi jangan pernah pergi tinggalkan kami kembalilah bidadari kami engkau kuat, kami tau itu tapi tiada arti engkau sendiri pulanglah bidadari kami menanti di setiap detik berganti buat adekku, etta

mana yang nyata ??

rasanya sesak entah karena apa aku tak pernah memahami hidup bahkan hidupku sendiri aku tak tau kemana aku harus melangkah yang aku lihat fatamorgana aku kesepian di tengah dunia yang gempita aku sendirian di keramaian semesta kadang aku berpikir adakah diriku hanya fana gbs15813

antara bodoh dan kenangan

Kenangan itu masih tertinggal rapi. Di ingatanku. Di catatan kecilku. Di akun facebookku. Di twitterku. Di laptop kantor. Di flashdiskku. Di camdigku. Di lemariku. Di tempat kacamataku. Di setiap aku bergerak. Di setiap doaku. Kenangan itu akan tetap ada. Dan selamanya akan ada. Tak akan pernah berubah. Kenangan yang selalu membuatku menangis setiap mengingatnya secara tidak sengaja. Kenangan itu, adalah milikku. Dan tidak ada seorang pun yang mampu menghapusnya. Kecuali, saat Tuhan berkehendak aku harus melupakan kenangan itu. Jadi, biarkanlah aku hidup dengan kenangan itu. Dan tak perlu kalian mengusiknya. Meski pun kalian berpikir aku bodoh. Biarkan saja aku tetap bodoh. Aku memilih bodoh untuk tetap bisa menjaga kenangan itu dalam sisa hidupku.

cukup doea saja

(HANYA) ada 2 alasan seseorang berubah (MENJADI) lebih baik ::. pertama, karena dia benar-benar berubah karena kita kedua, karena dia ingin kita berpikir, dia benar-benar berubah karena (ingin menDAPATkan) kita think AGAIN !!